Jumat, 18 Februari 2011

Stealth Branding or Brand Cameo, what's that? #2


Selamat Pagi!

Saya mau melanjutkan sedikit soal yang kemarin kita bahas, Stealth Branding, atau Brand Cameo.

Sebelum menyusun, saya juga teringat ada istilah lain selain kedua istilah diatas, biasa disebut Product Placement.

Agak membingungkan juga sebenarnya mencari tau apa bedanya antara ketiganya. Tapi kurang lebih begini yang saya dapat.

Kalau Brand Cameo sendiri mengambil dari istilah Cameo yang lazim digunakan dalam dunia seni, mostly film industry. Cameo appearance, biasa disebutnya
(more info check: http://en.wikipedia.org/wiki/Cameo_appearance).

Intinya penampilan Cameo, atau peran Cameo itu diisi oleh orang-orang yang penampilannya dalam sebuah pertunjukkan seni sangat jarang, seringkali tidak ada script/ dialog dalam pertunjukkan. Beberapa contoh yang saya sendiri ga notice itu ada dalam film Spiderman 2, dimana Sam Raimi, sang director, muncul hanya sebagai orang yang memukul si Peter Parker.


Sedangkan kalau Product Placement ya mengambil dari arti harafiahnya aja, sebuah produk dalam sebuah acara/ pertunjukkan yang 'diperankan' oleh produk branded dari sang sponsor. Product placement sendiri mulai booming di tahun 1980an (http://en.wikipedia.org/wiki/Product_placement). Contohnya seperti ini:


Ada gelas Coca Cola di depan setiap juri American Idol. Atau kalau anda sering nonton IMB, KDI, AFI, pasti ada ;)

Nah ada lagi juga istilah lain, namanya Stealth Branding. Kalau istilah stealth sendiri diambil dari nama pesawat siluman amerika, Stealth.


Pesawat ini memiliki keunggulan seperti namanya, seperti siluman, tidak tertangkap radar. Jadi stealth marketing sebenernya adalah strategi marketing yang mencoba membuat customer/ target market suatu brand tidak sadar kalau mereka sedang menjadi objek 'iklan'.

Bagaimana caranya? Banyak contohnya sih, salah satunya adalah trik yang dipakai London Cake Creative Consultancy di Newcastle. Mereka membuang kemasan kosong produk minumannya, Kratingdaeng di berbagai tong sampah dekat bar dan pub di sekitar kota untuk tunjukin seolah-olah produknya laku banget.

Atau salah satunya (menurut gw), saat beberapa brand bakery yang booming kemarin2 ini yang ada di mall2, mereka membuat antrian seolah-olah panjang, dengan cara hanya membuka satu kasir. Atau bisa saja beberapa buyernya adalah 'Ghost Buyer', orang-orang mereka sendiri yang dibayar untuk beli dan ngantri. Who knows right?

Ga sadar? Pernah jadi korban serupa? That's why ini dinamain Stealth Marketing, you don't even realize ;)

Ngomong-ngomong soal Stealth Marketing, sambil browsing saya menemukan sebuah film dengan judul The Joneses, yang bener-bener membahas mengenai Stealth Marketing secara 'Hollywood' style :D




Anyway, stealth branding berarti berlaku serupa, hanya lebih difokuskan ke segi 'Branding'nya, membangun persepsi, membangun image, terhadap Brand tersebut, namun disamarkan.

Kalau gitu apa bedanya antara ketiganya?

Menurut saya, Stealth Branding lebih luas pemanfaatannya. Sedangkan Product Placement dan Brand Cameo merupakan salah satu penerapan strategi Stealth Branding. Product Placement dan Brand Cameo memiliki makna yang serupa, keduanya berfungsi untuk 'menyisipkan' Brand secara halus kedalam film.

Hanya saja, menurut saya Product Placement itu lebih terlihat karena Product dari suatu Brand dimasukkan ke dalam film (misalnya) untuk digunakan, sedangkan Brand Cameo lebih 'halus'. Sekedar memunculkan logo Brand ke dalam suatu scene saja sudah merupakan Brand Cameo, namun kalau produk dari brand tersebut digunakan, sudah masuk ke dalam Product Placement. Dan Product Placement sendiri adalah istilah yang sudah terlebih dahulu populer dalam ranah marketing. Anda akan dapat dengan mudahnya mendapatkan beberapa referensi mengenai Product Placement.

Salah satunya coba buka disini -> http://worstproductplacement.com

Beberapa contoh lain Brand Cameo/ Product Placement/ Stealth Branding:

Sony Vaio? Humm.. :)

Serial Friends masih inget donk? :D

Ada Brand apa tuh disitu? ;)

Dan mereka bahkan ada di games!! :D

Saya sendiri masih sulit menemukan asal-usul istilah kata Brand Cameo, ada yang bilang ini adalah istilah hasil pengembangan situ www.brandchannel.com, karena mereka bahkan memberikan award untuk beragam eksekusi Brand Cameo di film. (http://www.brandchannel.com/features_effect.asp?pf_id=435)

Dan bisa saja Brand Cameo lebih mengarah ke eksekusi strategi Stealth Branding tapi dalam dunia pertunjukkan seni, atau lebih spesifiknya dunia perfilman.

Yah ini hanya opini dan analisa saya terhadap salah satu strategi unik dalam dunia marketing. Jika ada yang punya komen lainnya, mohon menambahkan ya, kebetulan saya juga masih belajar mengenai marketing ;)

Oh iya, ada satu video menarik mengenai stealth branding, berhubung ga bisa ditampilin, coba cek langsung disini

http://www.youtube.com/watch?v=4LFQIoc49ZM


Pernah jadi 'victim' stealth marketing? :D

Happy weekend!



@Tebet, 11.08 WIB

2 komentar:

  1. nicely described.

    artinya, dengan di-ban nya film2 hollywood, yg suffering bukan industri perfilman atau distributornya aja ya. tapi juga brand2 yg biasa cameo di situ. artinya, berkurang lagi 1 media yg bisa mereka pakai.

    well..

    BalasHapus
  2. by the way, gimana ya caranya untuk subscribe ke blog ini? supaya setiap ada posting baru, saya di notif?

    saya pengguna wordpress dan mereka punya service ini. any idea?

    BalasHapus