Jumat, 18 Februari 2011

Serunya dunia Twitland Indonesia pagi ini!

Sempet panik karena UberTwitter mulai pagi ini ga bisa digunain?

Muncul tulisan Forbidden?

Yap, itu karena akses ke UberTwitter, sejak subuh, perkiraan saya sekitar jam 2 pagi WIB, UberTwitter dan beberapa aplikasi ke Twitter di block.

Ini yang saya terima saat saya tidur:


Jadi memang UberTwitter bukan karena kesalahan jaringan operator anda, ataupun karena Pak Tifatul Menkominfo kita membuat 'gebrakan' baru dengan memblok UberTwitter, tapi karena memang pihak Twitter sendiri yang memblokir.

Seperti terlihat dilayar, ada 3 apps yang disuspenden, selain UberTwitter, ada juga Twidroyd, dan UberCurrent.

Sejauh ini sih karena UberTwitter paling banyak penggunanya, at least di Indonesia, jadi langsung heboh deh lini masa (timeline) saya, termasuk BB status dengan teriakan semacam "Kenapa nih UberTwitter??", atau "Pak Tifatul apalagi yang anda lakukan??", "Oh no, UT suspended!", dan ada juga yang lebay yang mengaitkan kejadian ini dengan kembalinya Indonesia ke masa purba, karena dalam waktu yang bersamaan selain film Hollywood menolak masuk ke Indonesia setelah adanya kenaikan Bea Masuk, dilanjutkan dengan ketidakmampuan ngetwit!!

Okey saya tidak akan membahas kaitan antara keduanya, di posting kali ini cuma mau kasih info aja sih soal pemblokiran si UT ini.

Ini penjelasan Mr. Bill Gross, Founder dan CEO dari UberMedia, developer UberTwitter seperti saya kutip dari:
http://www.quora.com/Why-did-Twitter-suspend-UberTwitter?srid=OQY&redirected_qid=216830
Bill Gross, Founder and CEO of UberMedia

"Twitter told us today that they suspended our applications for three reasons:

1. Twitter said that in UberTwitter and Twidroyd we use a tweet-elongation service named tmi.me that allows people to write more than 140 characters, and that this service may post private messages on a public website. At their request, we have removed this ability.

2. Twitter said that in UberCurrent we change links that are part of an affiliate program to be our own links. We don’t currently do this, but we removed all changing of links to eliminate any possibility of this.


3. Twitter said that they would like us to change the name UberTwitter, and we have changed the name to UberSocial, effective immediately.


Twitter also said that as soon as we made these changes, they would restore our access to their API. All the changes have been made, and Twitter has been notified, and we are waiting for the apps to be restored."
Jadi menurut beliau itu adalah tuntutan dari pihak Twitter. CMIIW, garis besar tuntutannya sih soal kemampuan UT utk meng-shortened tweet sampai bisa lebih dari 140 char yg seharusnya, dan ganti nama.

Ini tanggapan dari Matt Graves, Communications Director at Twitter

"We're not going to get into a discussion about this here, but for context, I've enclosed the statement we've been providing to media asking about today's news:

We ask all developers in the Twitter ecosystem to abide by a simple set of rules that are in the interests of our users, as well as the health and vitality of the platform as a whole.

We often take actions to enforce these rules; in fact, on an average day we turn off more than one hundred services that violate our API rules of the road. This keeps the ecosystem fair for everyone.

Today we suspended several applications, including UberTwitter, twidroyd and UberCurrent, which have violated Twitter policies and trademarks in a variety of ways. These violations include, but aren’t limited to, a privacy issue with private Direct Messages longer than 140 characters, trademark infringement, and changing the content of users’ Tweets in order to make money.

We’ve had conversations with UberMedia, the developer of these applications, about policy violations since April 2010, when they first launched under the name TweetUp – a term commonly used by Twitter users and a trademark violation. We continue to be in contact with UberMedia and hope that they will bring the suspended applications into compliance with our policies soon."
Dan ini screenshot rilis resmi dari pihak Twitter yang dimuat di:
http://support.twitter.com/articles/452648-i-m-having-problems-logging-in-to-ubertwitter-or-twidroyd



Pihak twitter sendiri menyarankan untuk download Twitter Apps punyanya mereka buat nanggapin 'kepanikan' ini. Sebenernya tanpa download dari mereka, saya pun sudah punya Apps Twitter for Blackberry yang sudah saya download, tapi kalau anda sudah biasa pakai UT, agak aneh bukan rasanya kalau pakai Twitter for BB ini?

Apps ini juga tidak semudah UT untuk shortening linknya, selain itu agak ga biasa untuk memakai Quote Tweet untuk menanggapin Tweet seseorang dengan menyertakan tweetnya sebelumnya. (Now I know why UT is more popular :D)

Saya salut dengan tanggapan pihak UberMedia yang cukup cepat menanggapi masalah ini, dan ga lama setelah mayoritas masyarakat Indonesia bangun (diatas jam 8 rasanya), UberMedia langsung ngerilis New Apps untuk menggantikan UT, dengan nama Uber Social. Berikut screenshotnya:

Tapi dikarenakan sempet ada Gap waktu, ditambah ketidakjelasan mengenai UberSocial ini, di para twiterrati Indonesia keburu heboh menyarankan penggunaan Social Scope (http://www.getsocialscope.com/) instead of nungguin UberSocial ini.

Ditambah katanya sih si SS ini lagi sebar2 invitation (cepat menangkap peluang rupanya :D).

Jadi anda pakai yang mana? Sementara sih saya masih belum tertarik untuk menggunakan Social Scope, MALAS belajarnya lagi, hahahaha. Dan lagi pula agak ribet untuk install, karena harus minta invitationnya segala. Hadeuh hadeuh. Saya sih masih menunggu si UberSocial ini. Soalnya Foundernya ngasih rilis terbaru lagi di huffingtonpost:
http://www.detikinet.com/read/2011/02/19/123403/1574221/731/ubersocial-reinkarnasi-dari-ubertwitter

"Twitter menutup akses ke layanan dengan beberapa client aplikasi Twitter kami: UberTwitter, Twidroyd, dan UberCurrent. Twitter kemudian memberitahu bahwa kami melanggar beberapa ketentuan mereka.

Kami langsung berhubungan dengan Twitter. Sebagai hasilnya, kami telah menyelesaikan perubahan, dan aplikasi baru yang saat ini sedang diposting ke platform masing-masing.

Twitter telah meyakinkan kami bahwa segera setelah perubahan tersebut selesai, mereka akan mengaktifkan kembali aplikasi kita. Twitter juga meminta kami untuk memodifikasi nama UberTwitter.

Kami memulai proses perubahan nama sejak tiga minggu lalu, dan kami telah memutuskan berdasarkan masukan untuk mengubah nama produk menjadi UberSocial, yang kami selesaikan hari ini.

Untuk jutaan pengguna setia, kami menghargai kesabaran anda selama ini.

Bill Gross,
CEO UberMedia, Inc."

Penasaran kelanjutannya? Tungguin aja deh apa yang terjadi di TwitLand Indonesia.

Sambil menunggu, bisa follow saya di @rezaryabima ya (pintar nangkap peluang juga nih :D).

Kalau ada yang sudah pakai Social Scope, boleh di share ya ;)

Thanks!



@Tebet, 13.05 WIB

Tidak ada komentar:

Posting Komentar