Kamis, 25 April 2013

“Gw ga layak buat Tuhan!”




Seandainya kalimat ini keluar dari mulut seorang Zakheus, mungkin Lukas 19:1-10 akan jadi bagian kosong di alkitab. Coba nih, saking keren-nya kisah tentang Zakheus, sampai-sampai di alkitab ada ‘slot’ khusus yang membahas mengenai Zakheus. Sudah pernah baca kisah Zakheus? Coba ambil alkitabmu (kalau berdebu karena jarang dibaca, yuk dibersihkan dulu biar bacanya enak) dan buka Lukas 19:1-10. Kita baca dulu yuk, 5 menit yaa! (Awas jangan ketiduran lho)


Sudah? Yuk lanjut! Jadi dikisahkan Zakheus ini adalah seorang pemungut cukai, atau sekarang ini kita lebih kenal istilah ‘orang pajak’. Nah pemungut cukai pada zaman itu adalah profesi yang setara dengan seorang pemabuk, perempuan sundal, orang kafir, pokoknya masuk jajaran pendosa, hina, haram deh! Kenapa tuh? Para pemungut cukai adalah orang-orang yang dibenci masyarakat Yahudi karena mereka memungut pajak untuk pemerintah Romawi (penguasa penjajah saat itu), tapi dengan cara-cara perampasan dan pemerasan. Mereka memungut lebih dari yang seharusnya, dan kemudian di korupsi pula! ( Ayat 2 dan ayat 8)

Nah pada suatu hari, Tuhan Yesus lagi berjalan melewati Kota Yerikho, tempatnya si akang Zakheus ini. Berhubung Tuhan Yesus saat itu sudah terkenal bangetttt (One Direction atau Super Junior sih lewat deh!), jadi orang-orang di kota itu ngikutin Yesus dan ngerubungin dia. Penuh, sesak kayak Jokowi kalau lagi blusukan ke kampung-kampung gitu deh. Si akang Zakheus ini kan jadi penasaran, seperti apa sih Yesus ini kok sampai segitunya digandrungi? Penasaran juga nih si akang. Tapi Zakheus ini ternyata badannya pendek! Udah penuh sesak, trus badan pendek pula. Seandainya zaman dulu udah ada panggung tinggi kayak konser-konser jaman sekarang, mungkin masih bisa keliatan deh Tuhan Yesus-nya. Tapi kan belum ada jek!

Zakheus ga kehabisan akal. Dia berusaha menjawab rasa penasarannya. Apa yang dia lakukan? Dia lari mendahului kerumunan orang banyak itu, dan terus dia manjat pohon! Sebegitu dahsyat usahanya demi untuk melihat Yesus! Apa yang terjadi berikutnya? Nah ini yang keren nih, ternyata Tuhan Yesus sangat menghargai usaha akang Zakheus. Si akang Zakheus malah dipanggil sama Tuhan, suruh turun, dan bahkan Tuhan Yesus sampai minta berkunjung ke rumahnya! Di akhir cerita Zakheus pun bertobat dan perubahan besar terjadi dalam hidupnya, Zakheus berkata: “Tuhan, setengah dari milikku akan kuberikan kepada orang miskin, dan sekiranya ada sesuatu yang kuperas dari seseorang akan kukembalikan empat kali lipat." (ayat 8).

Pernahkah kalimat seperti judul di atas timbul dalam pikiranmu? “Gw ga layak buat Tuhan”. Akibat dosa yang pernah, atau mungkin kamu lagi terpuruk di dalamnya, dan membuat kamu berpikir seperti itu?

Kisah singkat mengenai seorang Zakheus (hanya 10 ayat) yang digambarkan sebagai pendosa kelas kakap oleh masyarakat pada zaman itu, menunjukkan bahwa pernyataan “Gw ga layak buat Tuhan” adalah salah besar. Ayat 10, yang juga adalah perkataan langsung Tuhan Yesus, berkata: “Sebab Anak Manusia datang untuk mencari dan menyelamatkan yang hilang”.

Ayat ini seolah menjadi bantahan paling pas terhadap pernyataan ‘ketidaklayakan’ itu. Lha wong justru Tuhan Yesus itu sampai turun ke dunia jadi manusia itu buat nyari dan menyelamatkan manusia yang mbandel. Kenapa kamu-nya malah ke-ge-er-an dengan bilang “Gw ga layak buat Tuhan”?

Yesus yang begitu terkenal dan digandrungi banyak orang pada saat itu justru memberikan waktunya untuk seorang yang dikucilkan masyarakat, seorang yang dianggap sampah, seorang yang tidak layak. Dia bahkan memberikan perhatian yang ekstra dengan mengunjungi rumahnya!

Let me tell you a secret: Tuhan yang mengunjungi rumah Zakheus, adalah Tuhan yang sama yang saat ini menunggumu untuk mengundang Dia masuk ke ‘rumahmu’, ke ‘hatimu’, ke ‘hidupmu’ untuk membawa perubahan bagi hidupmu. Hey! Wow! Isn’t that amazing?!

Dan saat engkau membuka hatimu dan berseru memanggil Yesus dengan kerinduan yang amat sangat besar, seperti rasa penasaran seorang Zakheus, dan mempersilahkan Dia masuk ke hidupmu, tepat saat itulah pertobatan terjadi dalam hidupmu. Seperti kata Yesus mengenai Zakheus : “Hari ini telah terjadi keselamatan kepada rumah ini” (Ayat 9).

Apakah saat ini kamu lagi jauh sama Tuhan karena kamu merasa ga layak? Apakah saat ini kamu masih terikat dengan dosa? Atau apakah kamu adalah seorang yang belum pernah mendengar berita keselamatan, tapi ‘penasaran’ dengan kabar baik mengenai Sang Juruselamat? Saatnya lakukan perubahan dalam hidupmu. Kamu cuma perlu lakukan hal yang sangat sederhana: Berseru kepadaNya, dan beri dirimu kepadaNya. Biar Tuhan masuk kedalam hidupmu, dan membawa keselamatan bagimu.

Dan jangan lupa, saat keselamatan atau pengampunan itu sudah diberikan, jangan kembali berbuat dosa lagi tapi lakukan hal-hal yang sesuai dengan kehendak-Nya.



“Sekalipun dosamu merah seperti kirmizi, akan menjadi putih seperti salju; sekalipun berwarna merah seperti kain kesumba, akan menjadi putih seperti bulu domba.”
Yesaya 1:18

Tidak ada komentar:

Posting Komentar