Dear Friends,
Hari ini, hari Minggu, 20 Februari 2011, saya seharusnya sedang berada di GBI Sungai Yordan, bersama tim pelayanan Youth melayani di Ibadah Umum. Tapi dikarenakan sebuah kejadian yang Tuhan ijinkan terjadi atas saya, saya hari ini menetap di rumah, beristirahat.
Sambil beristirahat saya memutuskan untuk membaca alkitab, renungan, dan berdoa, juga penyembahan menggunakan lagu yang saya dengarkan via youtube. Saat dalam penyembahan itu, dorongan untuk membuat kesaksian secara tertulis ini muncul. Dan akhirnya saya putuskan untuk menulis kesaksian ini di Note Facebook, agar mudah diakses dan menjadi berkat untuk siapapun :). Dan inilah kesaksian saya.
Minggu, 20 Februari 2011
Jumat, 18 Februari 2011
Serunya dunia Twitland Indonesia pagi ini!
Sempet panik karena UberTwitter mulai pagi ini ga bisa digunain?
Muncul tulisan Forbidden?
Yap, itu karena akses ke UberTwitter, sejak subuh, perkiraan saya sekitar jam 2 pagi WIB, UberTwitter dan beberapa aplikasi ke Twitter di block.
Ini yang saya terima saat saya tidur:

Jadi memang UberTwitter bukan karena kesalahan jaringan operator anda, ataupun karena Pak Tifatul Menkominfo kita membuat 'gebrakan' baru dengan memblok UberTwitter, tapi karena memang pihak Twitter sendiri yang memblokir.
Muncul tulisan Forbidden?
Yap, itu karena akses ke UberTwitter, sejak subuh, perkiraan saya sekitar jam 2 pagi WIB, UberTwitter dan beberapa aplikasi ke Twitter di block.
Ini yang saya terima saat saya tidur:

Jadi memang UberTwitter bukan karena kesalahan jaringan operator anda, ataupun karena Pak Tifatul Menkominfo kita membuat 'gebrakan' baru dengan memblok UberTwitter, tapi karena memang pihak Twitter sendiri yang memblokir.
Stealth Branding or Brand Cameo, what's that? #2

Selamat Pagi!
Saya mau melanjutkan sedikit soal yang kemarin kita bahas, Stealth Branding, atau Brand Cameo.
Sebelum menyusun, saya juga teringat ada istilah lain selain kedua istilah diatas, biasa disebut Product Placement.
Agak membingungkan juga sebenarnya mencari tau apa bedanya antara ketiganya. Tapi kurang lebih begini yang saya dapat.
Saya mau melanjutkan sedikit soal yang kemarin kita bahas, Stealth Branding, atau Brand Cameo.
Sebelum menyusun, saya juga teringat ada istilah lain selain kedua istilah diatas, biasa disebut Product Placement.
Agak membingungkan juga sebenarnya mencari tau apa bedanya antara ketiganya. Tapi kurang lebih begini yang saya dapat.
Stealth branding atau Brand Cameo, what's that? #1
Mumpung lagi semangat buat nulis, maklum blog baru, dan sebelum kosong karena MALAS mengisi, saya pakai aja ya buat sedikit share ilmu marketing.
Dimulai saat saya asik menikmati KulTwit, alias Kuliah Twitter yang disajikan oleh Pak Gabriel Montadaro di Twitter (@Gmontadaro). Beliau adalah Direktur Penjualan Consumer Channel Philips Lighting Thailand sejak Januari 2009. Info selengkapnya soal beliau bisa disimak di sini -> http://swa.co.id/2010/03/11927/ .
Then saya jadi keinget, di perkuliahan terakhir dosen Consumer Behavior saya, Pak Jony Oktavian Haryanto, Lead Consultant di PT. Riset Prima Indonesia, beliau sempat mengajarkan soal trend Stealth Branding yang sudah booming sebenarnya dari dulu, namun dikarenakan adanya 'unaware' movement mengenai Anti-brand (apa ini? Nanti kapan2 kalo lagi ga MALAS saya share ya), sekarang stealth branding makin dibutuhkan dan digunakan oleh para marketer.
Pak Gabriel meng-share soal Brand Cameo, berikut beberapa twitnya yang menjelaskan soal Brand Cameo:
Dimulai saat saya asik menikmati KulTwit, alias Kuliah Twitter yang disajikan oleh Pak Gabriel Montadaro di Twitter (@Gmontadaro). Beliau adalah Direktur Penjualan Consumer Channel Philips Lighting Thailand sejak Januari 2009. Info selengkapnya soal beliau bisa disimak di sini -> http://swa.co.id/2010/03/11927/ .
Then saya jadi keinget, di perkuliahan terakhir dosen Consumer Behavior saya, Pak Jony Oktavian Haryanto, Lead Consultant di PT. Riset Prima Indonesia, beliau sempat mengajarkan soal trend Stealth Branding yang sudah booming sebenarnya dari dulu, namun dikarenakan adanya 'unaware' movement mengenai Anti-brand (apa ini? Nanti kapan2 kalo lagi ga MALAS saya share ya), sekarang stealth branding makin dibutuhkan dan digunakan oleh para marketer.
Pak Gabriel meng-share soal Brand Cameo, berikut beberapa twitnya yang menjelaskan soal Brand Cameo:
Yak! Mulai!
Ahoy!
Lagi2 saya kembali mencoba masuk ke dunia blogger! Semoga blog-blog lama saya tidak diketahui ya, karena namanya saja manusia, ga salah ya ga belajar, ga rajin ya ga mulai. Mungkin untuk saya lebih tepat statement yang terakhir. Saya itu ya malas sekali untuk yang namanya NGWETIK. Susah? Ya ndak juga, hanya saja MALAS. Itu saja, titek kalau kata orang jawa.
Yo wis, segini saja perkenalannya, mau tau blog ke-118 saya ini akan seperti apa isinya? Kalau di twitter tinggal cek saja timeline saya, kalau di blog? Ya cek saja posting-an saya. Kalo menarik untuk disimak, monggo rajin2 main kesini. Kalau tidak? Ya ignore saja. Gampang toh? Hidup ini sudah susah, jangan dibikin tambah susah mas, mbak.
Dil?
Terima kasih sudah menyimak postingan awal saya. Kita bertemu lagi di lain kesempatan. Kalau saya tidak Ma......
@Tebet, 21.52 WIB
Lagi2 saya kembali mencoba masuk ke dunia blogger! Semoga blog-blog lama saya tidak diketahui ya, karena namanya saja manusia, ga salah ya ga belajar, ga rajin ya ga mulai. Mungkin untuk saya lebih tepat statement yang terakhir. Saya itu ya malas sekali untuk yang namanya NGWETIK. Susah? Ya ndak juga, hanya saja MALAS. Itu saja, titek kalau kata orang jawa.
Yo wis, segini saja perkenalannya, mau tau blog ke-118 saya ini akan seperti apa isinya? Kalau di twitter tinggal cek saja timeline saya, kalau di blog? Ya cek saja posting-an saya. Kalo menarik untuk disimak, monggo rajin2 main kesini. Kalau tidak? Ya ignore saja. Gampang toh? Hidup ini sudah susah, jangan dibikin tambah susah mas, mbak.
Dil?
Terima kasih sudah menyimak postingan awal saya. Kita bertemu lagi di lain kesempatan. Kalau saya tidak Ma......
@Tebet, 21.52 WIB
Langganan:
Komentar (Atom)